Image default
Sains

Sering Bermimpi Buruk? Ini Bahaya yang Mengintai

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang bermimpi buruk. Para ahli yang mempelajari mimpi mengatakan ada beberapa skenario buruk yang menghantui tidur seseorang. “Beberapa mimpi buruk melibatkan ancaman, cedera, dan kematian,” ujar Tore Nielsen, profesor psikiatri di University of Montreal sekaligus direktur Dream and Nightmare Laboratory.

“Pada waktu tersebut, biasanya Anda mencoba melarikan diri hingga akhirnya terbangun,” tambahnya. Apabila seseorang pernah mengalami peristiwa traumatis seperti kecelakaan mobil atau perang, maka ada kemungkinan mimpi buruk yang muncul merupakan pengulangan kejadian tersebut. Meski begitu, dikutip dari Nationalgeographic.grid.id , Selasa (17/9/2019), Nielsen mengatakan mimpi buruk datang dengan bentuk dan ukuran yang berbeda beda.

Dalam beberapa kasus, latar kejadian mimpi buruk mungkin tidak terlalu menyeramkan, namun si pemimpi tetap merasakan teror dan stres. Jika itu sering terjadi, maka mimpi buruk dapat menimbulkan masalah kesehatan. “Ketika Anda memiliki banyak mimpi buruk, bahkan terjadi setiap malam, itu bisa menyebabkan stres dan insomnia,” kata Michael Nadorff, asisten profesor psikologi di Mississippi State University dan direktur Sleep, Suicide and Aging Laboratory.

Rasa takut akan mimpi buruk, membuat seseorang berusaha untuk menghindari tidur. “Apabila selalu mengalami mimpi buruk, orang orang biasanya rela tidak tidur sama sekali,” ujar Nadorff. Dan ini dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi kesehatan.

Insomnia kronis meningkatkan risiko gangguan fisik dan mental, termasuk penyakit jantung dan depresi. Selain itu, dalam salah satu penelitiannya, Nadorff menemukan kaitan antara mimpi buruk dengan percobaan bunuh diri. Menurut Nadorff, ada dua pilihan menangani mimpi buruk yang bisa didiskusikan dengan dokter.

Pertama, dengan mengonsumsi obat tekanan darah prazosin, yang bisa menenangkan respons stres tubuh. “Namun, jika Anda berhenti menggunakannya, mimpi buruk cenderung kembali,” katanya. Cara kedua dikenal dengan terapi gambar.

“Kami akan meminta seseorang untuk berbicara melalui mimpi buruk dan mengubahnya agar itu tidak terasa mengancam. Lalu, ia akan mempraktikkan mimpi baru ini di siang hari menggunakan gambar visual,” papar Nadorff. Menghadapi sumber ketakutan tampaknya menjadi cara terbaik untuk mengatasi mimpi buruk.

Berita Terkait

Waspada Cuaca Ekstrem & Gelombang Tinggi Prakiraan Cuaca BMKG 5 – 12 Januari 2019 di Indonesia

Maya Rosfi'ah

Pembuktian Ilmiah Makhluk Astral seperti Jin Aladdin Berwarna Biru

Maya Rosfi'ah

Ternyata Ini Hewan Lain yang Disebut Bisa Merasakan Tanda Gempa Selain Ikan Oarfish

Maya Rosfi'ah

20 November 1889 – Astronom & Kosmolog Edwin Hubble Lahir Hari Ini dalam Sejarah

Maya Rosfi'ah

Gerakan Alis Jadi Cara Anjing Ajak Komunikasi dengan Manusia

Maya Rosfi'ah

8 Hal Menarik Tentang Hewan Misterius Di Bunyu, Mirip Laba Laba Hingga Hasil Pemeriksaan BPSDPL

Maya Rosfi'ah

Ada Gerbang Neraka 12 Tempat Misterius di Bumi & Dianggap Sebagai Portal Menuju ‘Dunia Lain’

Maya Rosfi'ah

9 Fakta Sains Tak Terduga Lengkap dengan Gambar Ilustrasi: Belalang Punya Telinga di Perut

Maya Rosfi'ah

Penjelasan Ilmiah Kalau Mencium Aroma Kentut Itu Bau

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment