Image default
Sains

Mulai Waktu Datangnya hingga Tembat Sambarannya Mitos-mitos Tentang Petir & Faktanya

Banyak mitos yang berkembang di masyarakat seputar kilat atau petir, ternyata mitos tersebut tidak sepenuhnya benar. Petir adalah fenomena alam yang biasa terjadi saat hujan turun. Munculnya petir biasanya diawali dengan kilatan lalu suara gemuruh yang menggelegar.

Petir terjadi akibat penumpukan energi positif dan negatif yang dibuang. Bahayanya, petir membawa aliran listrik yang besar dan bisa menyambar benda apa saja termasuk manusia. Banyak orang yang takut dengan munculnya petir karena suaranya yang sangat besar dan menggelegar.

Inilah mitos tentang petir yang dipercaya oleh banyak orang dan kebenarannya. Mitos ini banyak beredar di masyarakat, jika orang memakai baju merah makan akan lebih mudah untuk tersambar petir. Padahal faktanya, warna baju sama sekali tidak ada hubungannya dengan sambaran petir, karena baju bersifat isolator yang tidak bisa menghantarkan listrik.

Mitos petir terjadi hanya saat hujan saja dipercayai oleh banyak orang, karena orang orang sering melihat petir karena saat hujan saja. Padahal faktanya, petir memang banyak terjadi saat hujan turun, tetapi tidak selalu karena petir bisa saja terjadi saat langit cerah sekalipun. Saat hujan lebat yang disertai petir, kita percaya bahwa berteduh di dalam rumah adalah tempat paling aman dari hujan dan petir.

Petir memang tidak akan menyambar benda dalam rumah yang tidak bisa menghantarkan listrik. Tetapi petir akan menyambar benda benda elektronik seperti televisi, komputer dan lain lain jika masih tersambung dengan aliran listrik. Sambaran petir itu akan menyebabkan benda elektronik menjadi rusak.

Banyak orang percaya jika petir akan menyambar tempat yang berada di ketinggian karena jarak dari petir dan tempat yang tinggi sangat dekat. Faktanya, petir memang bisa menyambar tempat yang tinggi tetapi tidak selalu. Petir juga bisa menyambar tempat yang rendah seperti pohon dan tanah.

Banyak yang mencari tempat berteduh saat hujan tiba, dan banyak yang memilih bawah pohon untuk berteduh. Tetapi berteduh di bawah pohon bisa terkena sambaran petir, penelitian menyatakan penyebab manusia tersambar petir paling banyak adalah karena berteduh di bawah pohon. <span ></span> Jangan panik! lakukan 7 langkah berikut untuk hindari petir ketika hujan lebat disertai petir.

Di dalam cuaca ekstrem hujan lebat biasanya disertai dengan petir yang menggelegar. Jika terjadi petir ketika hujan sedang lebat di luar, jangan panik dan tetap tenang. Mengingat sifat petir yang tidak bisa diprediksi kapan akan menyambar, diharapkan harus tetap waspada jika sedang berada di luar ruangan.

Yang terbaru<span ></span>BMKG<span ></span>mengeluarkan peringatan melalui website resminya mengenai peringatan dini cuaca ekstrem hujan lebat dan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia. Informasi tersebut dikeluarkan<span ></span>BMKG<span ></span>pada Kamis (21/3/2019) melalui laman resmi bmkg.go.id pada pukul 21.02 WIB. Peringatan dini berlaku sejak Kamis (21/3/2019) pukul 21.02 WIB hingga Sabtu (23/3/2019).

Dengan hal tersebut sudah sebagaimana mestinya, ketika sedang berada diluar rumah ketika hujan lebat disertai pertir harus lakukan langkah langkah berikut ini. Seperti dirangkum dari berbagai sumber pada Jumat (22/3/2019) berikut adalah tips menghindari petir. 1. Segeralah masuk ke dalam ruangan atau mobil jika kalian sedang berada di luar ruangan dan mendengar guntur.

2. Jika kalian berada di kolam renang, segeralah naik dan menjauh, karena petir dapat menghantarkan energi ke air. 3. Jangan berlindung di bawah pohon, karena pohon yang tersambar petir energinya dapat melompat ke tubuh. 4. Jauhi tiang listrik, menara, atau sesuatu yang tinggi yang mudah tersambar petir.

5. Jangan berada di sawah, lapangan, atau taman, karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya. 6. Jika kalian sedang mengendarai motor, segeralah berhenti dan cari tempat untuk berlindung. 7. Jika kalian sedang berteduh di luar ruangan, atur jarak 3 5 meter dengan orang lain agar terhindar dari lontaran energi saat ada petir.<span ></span>

Berita Terkait

Penjelasan BMKG soal Potensi Gempa Besar di Selatan Jawa

Maya Rosfi'ah

7 M Ashera Bisa Sampai Rp 1 12 Jenis Kucing Paling Mahal di Dunia

Maya Rosfi'ah

Dikhawatirkan Masuk Tanpa Terdeteksi Ilmuwan Mempertanyakan Tak Ada Kasus Virus Corona di Indonesia

Maya Rosfi'ah

Ini Penjelasan Ilmiahnya Matahari Kembar Muncul di Langit Makassar

Maya Rosfi'ah

Ini Kata Ilmuwan Mungkinkah Corona Menjadi Virus Musiman

Maya Rosfi'ah

Insiden di Tol Cipali Renggut 12 Korban Jiwa, Ini Daftar Kecelakaan Dahsyat di Dunia

Maya Rosfi'ah

10 Peringkat Besar Hewan yang Dinilai Paling Menakutkan dan Menjijikkan

Maya Rosfi'ah

Ilmuwan Kembangkan Kecerdasan Buatan buat Prediksi Tingkat Keparahan Pasien Covid-19

Maya Rosfi'ah

Ini 7 Fakta Lumba-lumba yang Jarang Diketahui kisah Selamatkan 12 Pemancing di Tengah Laut

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment