Image default
Travel

Jangan Pernah Berani Menyentuh Tangan Patung Buddha di Candi Borobudur

Banyak mitos berkembang dikalangan masyarakat. Tak sedikit dari mereka yang hanya menelan mentah mentah seluruh mitos tanpa memikirkan resiko. Seperti halnya mitos yang ada di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Tak sedikit wisatawan yang berlomba lomba merogoh patung arca yang diberi nama Kunto Bimo di pelataran paling atas candi. Tak lain apa yang mereka lakukan berdasar karena terlanjur percaya mitos. Banyak yang masih beranggapan jika siapa pun yang berhasil memegang tangan Kunto Bimo makan apa yang diinginkan akan terkabul.

Bagian dari arca Kunto Bimo yang dipercaya bisa membuat harapan terkabul ada dua, yakni jari tangan dan kaki. Jika yang menyentuh adalah laki laki, maka bagian yang disentuh adalah jari tangan, sedangkan perempuan menyentuh kaki. Namun masih bolehkah hal itu dilakukan saat ini, mengingat umur candi sudah semakin tua?

Pujo Suwarno mengingatkan, apabila aksi merogoh patung itu sebenarnya juga sumber penyakit bagi batu batu yang melindungi patung Kunto Bimo. Aksi wisatawan yang merogoh patung, apalagi di terik matahari menyebabkan tangan dan kakinya mengeluarkan keringat. Keringat wisatawan tersebut bisa menempel di batu saat mereka berusaha menyentuh patung Kunto Bima.

Usaha wisatawan untuk merogoh patung tidaklah mudah. Mereka tak jarang terpaksa menaiki batu batuan agar tangannya mencapai bagian tertentu patung di dalam stupa. Air yang menempel di batu tentunya mengandung garam dan kondisi percampuran air dengan batu akan menimbulkan penyakit pada batuan yang dibangun sejak abad ke 8.

Keringat akan membuat batu lama kelamaan akan keropos. Seperti apa pun mitosnya, menyentuh arca memang seharusnya tidak dilakukan wisatawan. Ada baiknya traveler menikmati peninggalan bersejarah tersebut tanpa harus merusak dan menyakiti batu itu.

Di samping merogoh patung, ada alasan kuat lagi wisatawan ke Candi Borobudur. Yakni melihat hiruk pikuk pedagang cendera mata. Saat ini terdapat lebih dari 2.500 pedagang yang ada di kawasan candi, kata Pujo Suwarno.

Berita Terkait

Bisa Melanggar Aturan Budaya, Ini 7 Hal yang Tak Boleh Dilakukan di India

Maya Rosfi'ah

Pria Pakai Kostum Rilakkuma di Tengah Pandemi Virus Corona Viral di Medsos

Maya Rosfi'ah

Simak Jadwal Sementara KA Bandara Sudah Beroperasi Kembali

Maya Rosfi'ah

Ada Peralatan Makan dari Tengkorak Manusia 7 Hal Aneh yang Ditemukan dalam Gua

Maya Rosfi'ah

5 Tips Seru Backpacker ke Singapura untuk ‘Low Budget’

Maya Rosfi'ah

Ini 10 Aturan yang wajib Ditaati Pramugari Tak Boleh Ada Jerawat hingga Postur Tubuh

Maya Rosfi'ah

Ini Berbagai Hal yang Dilakukan Pramugari Saat Ada Waktu Luang di Penerbangan

Maya Rosfi'ah

Cek Kuota Bagasi Panduan Traveler yang Baru Pertama Kali Naik Pesawat

Maya Rosfi'ah

5 Kuliner Khas Betawi Ini dari Langka Pernah Coba

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment