Image default
Kesehatan

Iuran BPJS Kesehatan Naik! Berikut Rincian Perubahan Tarif Tiap Kelas Per 1 Januari 2020 Hari Ini

Berakhirnya tahun 2019 menjadi penanda baru dalam kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS) Kesehatan. Ya, Mulai hari ini, 1 Januari 2020, iuran BPJS Kesehatan resmi naik sebesar 100 persen. Kenaikan iuran tersebut berlaku bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja.

Adapun kebijakan ini sudah disampaikan oleh pihak BPJS Kesehatan dari jauh jauh haru dengan mengirimkan pesan singkat (SMS) ke peserta mandiri Jaminan Kesehatan Negara Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) pada Jumat (13/12/2019) pagi. Mereka berpesan, agar peserta melunasi tagihan, sebelum iuran naik tahun depan. "Peserta Yth, Yuk lunasi tagihan iuran JKN KIS, Mulai 1 Jan 2020 berlaku Perpres No 75/2019 iuran kls 1 Rp 160rb, kls 2 Rp 110rb, kls 3 Rp 42rb. Info hub 1500400," tulis BPJS Kesehatan dalam pesan singkatnya.

Pesan BPJS Kesehatan itu sepertinya dikirim secara otomatis kepada peserta, baik yang sudah melunasi tagihannya maupun yang belum. Nomor pengirim tertera sebagai BPJS Kesehatan. Adapun kenaikan ini tertuang dalam Peraturan presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Beleid yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini terbit 24 Oktober 2019 lalu. Berikut iuran peserta mandiri alias bukan penerima upah JKN KIS yang berlaku mulai 1 Januari 2020: Sementara iuran peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), pekerja penerima upah (PPU) pejabat negara, pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), PNS, prajurit TNI, anggota Polri, kepala desa, serta perangkat desa sudah naik sejak Agustus 2019 lalu.

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan harus pemerintah lakukan lantaran kinerja lembaga tersebut tahun ini terancam defisit Rp 32,8 triliun. Dengan kenaikan iuran, BPJS Kesehatan optimistis, tahun depan akan surplus sebesar Rp 17,3 triliun. Merujuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020, pemerintah mengalokasikan bujet Rp 48,79 triliun, masing masing untuk peserta PBI senilai Rp 26,7 triliun dan cadangan PBI sebesar Rp 22,07 triliun. Kenaikan iuran BPJS Kesehatan, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris sebelumnya mengatakan, akan dibarengi dengan perbaikan layanan.

Berita Terkait

Berikut Penyebab Pengobatan & Cara Pencegahannya Gejala Apa Itu Hepatitis A

Maya Rosfi'ah

Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan: Mencegah kanker dan Jaga Kesehatan Jantung

Maya Rosfi'ah

Puasa Momen Tepat Untuk Ubah Gaya Hidup Jadi Lebih Sehat, Ini Penjelasannya

Maya Rosfi'ah

Segudang Masalah Akibat Penyakit Katarak, Berikut Kisah Naryo

Maya Rosfi'ah

Tak Hanya Arifin Ilham, 5 Artis Ini Gigih Lawan Kanker, Ada yang Meninggal, Ada yang Masih Bertahan

Maya Rosfi'ah

Tips Jitu Hilangkan Lemak di Perut, Konsumsi Makanan Kaya Serat hingga Rajin Olahraga

Maya Rosfi'ah

Hal Hal Yang Disiapkan Dan Dilakukan Saat Ibu Hamil Ikut Perjalanan Mudik Lebaran

Maya Rosfi'ah

Bukan Hanya Penyakit Fisik, Penyakit Kejiwaan Juga Kerap dialami Jemaah Haji

Maya Rosfi'ah

Turunkan Berat Badan hingga Cegah Kanker 5 Manfaat Buncis buat Kesehatan

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment