Image default
Internasional

Bayi Meninggal Dunia Karena Kuman Akibat Sering Dicium Orang Lain yang Gemas

Bayi memang terlihat lucu dan menggemaskan, maka tak heran banyak orang yang suka gemas melihatnya. Reaksi kegemasan itupun beragam ada yang mencubit pipinya, mengemongnya, atau menciumnya. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata meski Anda gemas, reaksi reaksi ini terkadang tidak boleh dan jangan pernah Anda lakukan pada bayi.

Karena diketahui bayi masih sangat rentan, dan mudah tertular penyakit hal itu biasa berujung membahayakan nyawa bayi tersebut. Misalnya kisah berikut ini, seorang Ayah membagikan kisah memilukan bagaimana bayinya meninggal akibat terlalu banyak dicium oleh orang dewasa. Melansir World of Buzz pada Kamis (30/5/2019), pria tersebut terlihat dalam foto menggendong bayinya yang baru lahir.

Namun fakta memilukannya adalah bayinya sudah meninggal pada hari kedua tahun lalu. Dia menuliskan "mengapa putra saya meninggal karena kuman. Ada banyak orang yang memeluk dan mencium anakku." Pria yang diketahui asal Malaysia ini juga memberikan peringatan kepada orang orang tentang bahaya jika anak bayi sering dipegang oleh orang orang dewasa.

"Biarkan saja mereka mengkritik Anda, karena tidak membiarkan bayi Anda disentuh. Jangan bodoh seperti saya karena yang terpenting adalah anak Anda sehat," katanya. "Jadi jika ada orang yang ingin memeluk atau mencium anak saya saat ini, saya hanya bertanya kepada mereka, apakah Anda siap mengganti anak saya jika sesuatu terjadi karena kontak fisik Anda dengan mereka?" tambahnya. Tampaknya ayah yang tidak disebutkan namanya ini enggan membiarkan putranya dipegang oleh begitu banyak orang, namun beberapa orang harus bangga dengan bayinya yang baru lahir.

Meski demikian, bahaya yang mengancam adalah, sistem kekebalan tubuh bayi belum berkembang. Ini sangat membahayakan karena kuman dan virus dari tubuh orang dewasa bisa berpindah ke tubuh bayi. Dia juga mengakhiri postingan dengan peringatan kepada orang tua lain dan meminta mereka agar lebih berhati hati ketika mengizinkan anknya dipegang oleh orang dewasa.

Pada tahun ini dia menyatakan bahwa ini akan menjadi perayaan Hari Raya pertamanya tanpa putranya dan sangat sedih dengan kenangn itu.

Berita Terkait

Stiker Khusus Eat-In Antisipasi Penggelapan Pajak di Jepang

Maya Rosfi'ah

Gus Yaqut Kaget Kegiatan DTD Diikuti Antusias Ratusan Peserta Mahasiswa Universitas Al Azhar

Maya Rosfi'ah

Tak Dapat Ditenangkan & Nangis Seperti Orang Kesakitan Curhat Ibu yang Anaknya Alami Gejala Corona

Maya Rosfi'ah

Ternyata Didiagnosis Kanker Payudara Karena Alat Ini Kisah Wanita Pergi Liburan Bareng Keluarga

Maya Rosfi'ah

Pria di Kenya Tutup Kemaluan Istrinya Pakai Lem Super sebagai Hukuman Buntut Dugaan Perselingkuhan

Maya Rosfi'ah

Kini Derita Kanker Perut Kisah Wanita Makan Makanan Tak Sehat Demi Beli Produk Make Up

Maya Rosfi'ah

Anggota Pertama Grup Band Arashi Jepang Yang Menikah Senin Lalu Kazunari Ninomiya

Maya Rosfi'ah

Pembobolan Penjara Paling Aman di Dunia Tayang di Bioskop TransTV Pukul 21.00 Sinopsis Escape Plan

Maya Rosfi'ah

Wanita Ini Dijadikan Taruhan Judi Suaminya, Babak Belur Dianiaya Setelah Menolak Digilir 3 Pria

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment